Home » , , » Politisi PKS: Editor Buku Souvenir Sea Games 2017 harus Ditindak

Politisi PKS: Editor Buku Souvenir Sea Games 2017 harus Ditindak

Written By Ledia Hanifa on Rabu, 10 Januari 2018 | 10:08:00 PM

KBRN, Jakarta : Anggota Komisi X DPR, Ledia Hanifa Amalia menyayangkan insiden bendera Indonesia yang terbalik di satu buku souvenir Sea Games 2017 yang dicetak oleh Otoritas Malaysia. Menurut Ledia tidak seharusnya Malaysia lupa akan bendera Indonesia terlebih, Indonesia sudah sering mengikuti ajang olahraga bersama dengan Malaysia.


"Ini semestinya jadi fokus dan teliti bagi kedua negara kami sangat sayangkan ya, seharusnya setiap majalah pasti ada editornya namun ini lalai, ini bukan perkara main-main, oke kita husnudzon tapi kalau untuk urusan Sea Games harusnya Malaysia tahu kan kita sudah sering bersama, tetanggaan," kata Ledia dalam wawancara bersama Radio Republik Indonesia di Jakarta, Minggu (20/8/2017).

Lebih lanjut politisi Partai Keadilan Sosial (PKS) itu juga mengharapkan otoritas Malaysia dapat meminta maaf secara terbuka kepada kedua negara terutama Indonesia, sehingga editor majalah dapat segera dihukum atas perbuatannya.

"Tanggung jawab pada editornya, harusnya ada kontrol dong terus harus minta maaf gak cuma di twitter memangnya semua orang lihat twitter"

"Saya berharap ini jadi pelajaran buat kedua negara, Asian Games sebentar lagi jangan sampai Indonesia melakukan kesalahan yang sama, yang kemudian lebih fatal untuk hubungan diplomasi yang ada dengan Malaysia," tutur Ledia.

Sebelumnya kemegahan pembukaan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur ternodai oleh kesalahan panitia penyelenggara perhelatan olahraga se-Asia Tenggara itu.

Pihak panitia penyelenggara (Malaysia) salah mencantumkan warna bendera Indonesia pada buku suvenir pembukaan SEA Games. Tepat di halaman ke-80 buku panduan itu, tampak bendera Indonesia dicantumkan terbalik, Putih-Merah. (LS/WDA)
http://rri.co.id/post/berita/425924/sea_games_2017/politisi_pks_editor_buku_souvenir_sea_games_2017_harus_ditindak.html

0 komentar:

Posting Komentar