Home » » 100 Hari Pertama dan Persoalan yang Datang Silih Berganti

100 Hari Pertama dan Persoalan yang Datang Silih Berganti

Written By Ledia Hanifa on Rabu, 02 Oktober 2013 | 3:20:00 AM

Sejak hari pertama bertugas, usai pelantikan sebagai anggota dewan di awal Oktober lalu, sederet agenda telah memenuhi jadwal Hj. Ledia Hanifa Amalia, SSi, MPsi.T, yang mendapat amanah berbakti lewat komisi IX, komisi yang membawahi lingkup Kesehatan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Program 100 hari pertama para Menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II harus dicermati, sementara berbagai persoalan yang berkait dengan masalah ketenagakerjaan serta kesehatan datang silih berganti.Sebut saja misalnya kasus warga Bandung yang menderita sakit setelah mengkonsumsi obat anti penyakit “Kaki Gajah”.Belum tuntas urusan “Kaki Gajah”, muncul pengaduan dari karyawati sebuah rumah sakit yang mengaku diberhentikan dari pekerjaannya karena mereka bersikukuh mengenakan busana muslimah di tempat kerja.

Ledia beserta jajaran rekan-rekan dari Komisi IX DPR RI pun menerima pengaduan masyarakat ini dan berupaya untuk memberi masukan solusi ataupun menjembatani masalah ini dengan aktif melakukan mediasi.Tak hanya itu, persoalan belum terpenuhinya hak masyarakat akan layanan kesehatan prima termasuk diantaranya keberadaan Jaminan Sosial yang sesungguhnya merupakan amanat Undang-undang , masih terkatung-katungnya nasib kepastian payung hukum para perawat karena belum disahkannya RUU Keperawatan, minimnya pelayanan pada penderita HIV/AIDS hingga meminta penjelasan Menteri Kesehatan soal proyek Namru 2 adalah agenda-agenda lain yang dikerjakan secara simultan.

Perjalanan memang masih panjang. Tugas pengabdian kepada bangsa yang harus dikerjakan jelas masih banyak.Diantara agenda ke depan yang sudah dicanangkan menjadi bagian program kerja 2010 diantaranya adalah sosialisasi Undang-undang Kesehatan, evaluasi program Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS), hingga kegiatan-kegiatan tentative yang harus siap dijalani setiap saat.Karena itu, mohon doa dari Anda semua agar Ledia Hanifa, tetap mampu berkiprah di dalam koridor pelayanan kepada masyarakat atas dasar keikhlasan, istiqomah menjunjung kebenaran dan profesionalisme.

0 komentar:

Posting Komentar