Home » , , , , , » Komisi VIII Bosan Lihat Problem Pelaksanaan Ibadah Haji Terulang

Komisi VIII Bosan Lihat Problem Pelaksanaan Ibadah Haji Terulang

Written By Ledia Hanifa on Senin, 20 Juni 2016 | 1:51:00 AM



Persoalan yang selalu terjadi di musim haji yang sudah bertahun-tahun menjadi bahan evaluasi, ternyata masih saja terulang. Seperti soal pemadatan jamaah dalam satu ruangan dan bercampurnya jamaah laki-laki dan perempuan.

“Setiap jamaah haji berhak atas ruang minimal 4 meter persegi di dalam satu ruangan. Tapi, ketentuan ini masih saja banyak yang dilanggar,” ungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa Amaliah pada Republika.co.id, Rabu (9/9).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera yang baru saja melakukan kunjungan pemantauan ke Tanah Suci pada 3-8 September 2015 lalu ini melihat langsung terdapat satu kamar ukuran kecil rata-rata diisi sampai enam jamaah. Bahkan, ada satu kamar berisi 11 jamaah, delapan orang di antaranya lansia dan hanya memiliki satu kamar mandi.

“Ini sama sekali tidak sesuai ketentuan. Begitu pula petugas kesehatan laki-laki dan perempuan ada yang ditempatkan dalam satu kamar, padahal sudah sejak tiga tahun lalu kita secara tegas telah melarang adanya penempatan laki-laki dan perempuan dalam satu kamar,” tegas Ledia.

Ia mendesak agar temuan-temuan ini segera ditindaklanjuti dengan melakukan perombakan karena terkait pada hak jamaah. Namun, Ledia khawatir masih ada beberapa pondokan yang punya masalah serupa tetapi belum terungkap. Apalagi jamah calon haji belum tiba semua sehingga penumpukan belum nampak.

Ledia juga berharap, kelak  pemerintah harus lebih sungguh-sungguh melakukan perbaikan penyelenggaraan haji sejak di Tanah Air.

“Segala temuan yang menjadi catatan Komisi VIII dalam pengawasan kemarin sebenarnya adalah persoalan-persoalan yang bisa diantisipasi sejak awal. Sehingga problem yang sudah menjadi bahan evaluasi tahun-tahun lalu seharusnya tidak terjadi lagi,” jelasnya.




0 komentar:

Posting Komentar